Welcome!



I'm Alexander Rahardjo. Thank you for taking the time to visit my blog! Take a second to peek around and check out some of my previous posts. Of course, I would love to find out what you think as well, so make sure to comment. See you around! And make sure that you have vote..Thanks



Movie now playing in theatre
Avatar (2009) || Sherlock Holmes (2009) || The Last Airbender (2010)




The Last Airbender (2010)
See full review







|
V
~tvOne-memang beda~

Lativi, stasiun tv swasta nasional milik PT Lativi Media Karya, mengganti namanya menjadi tvOne bertepatan dengan hari Valentine, 14 Februari 2008.

Menurut Erick Thohir, Direktur Utama tvOne, perubahan nama merupakan upaya strategi manajemen untuk memberikan sesuatu yang berbeda di industri pertelevisian Indonesia.

Rencananya, tvOne akan melakukan perombakan dalam jenis tayangan yang akan disajikan. Nantinya, tvOne akan fokus pada tayangan berita, olahraga dan hiburan, sesuai moto barunya yaitu, Informasi, Olahraga dan Hiburan.

Menurut Erick, untuk melakukan berbagai pembenahan internal termasuk program, tvOne telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 1,3 triliun.

Sedangkan segmentasi pasar akan diubah, dari menengah-bawah menjadi menengah-atas. Sinetron, yang menjadi primadona program di sejumlah televisi swasta, tak akan ada di TVOne.

Jajaran manajemen tvOne antara lain Direktur Utama Erick Thohir, Wakil Direktur Utama Ardiansyah Bakrie, Direktur Pemberitaan, Olahraga dan Produksi Sukarni Ilyas, Direktur Teknik Alex Kumara, Direktur Keuangan Charlie Kasim dan Direktur Programming dan Marketing Otis Hahijary.

Erick menjelaskan bahwa Star TV, raksasa media Hongkong milik Rupert Murdoch, tidak termasuk dalam struktur kepemilikan Lativi Media Karya. pemilik lama yakni bekas Menteri Tenaga Kerja Abdul Latief melepas kepemilikannya karena akan fokus pada bisnis inti usahanya yakni Pasaraya.

Kepemilikan pun jatuh ke tangan Erick (Grup Mahaka) dalam konsorsium bersama dua pengusaha muda, Anindya Bakrie (Grup Bakrie) dan Rosan Perkasa Roeslani (Presiden Direktur Recapital).

Sukarni Ilyas yang akrab dipanggil Karni Ilyas, Direktur Pemberitaan, Olahraga dan Produksi tvOne menjelaskan program tvOne, 70 persen dari slot yang ada di isi dengan informasi, baik berupa hard news, straight news, maupun berita yang in-depth, termasuk news-magazine.

Salah satu terobosan yang masih dikaji adalah melakukan pemberitaan interaktif yang disajikan secara live, antara kantor pusat tvOne dengan kantor-kantor biro tvOne yang ada di berbagai kota di Indonesia.

Direktur Keuangan tvOne, Charlie Kasim, mengungkapkan, komposisi kepemilikan saham terdiri dari PT Visi Media Asia sebesar 49%, PT Redal Semesta 31%, Good Response Ltd 10% dan Promise Result Ltd 10%, keduanya merupakan investor asing.

Namun, komposisi kepemilikan saham di PT Lativi Media Karya pada bulan Maret 2008 akan dirubah. Baik Good Response dan Promise Result akan melepas sahamnya pada akhir Februari 2008 dan selanjutnya saham keduanya yang sebesar 20% akan dialihkan ke Visi Media Asia dan Redal Semesta.

Setelah pelepasan saham Good Response dan Promise Result, komposisi kepemilikan saham di PT Lativi Media Karya akan menjadi PT Visi Media Asia sebesar 60% dan PT Redal Semesta 40%.

Rencananya, pada akhir kuartal II 2008 tvOne akan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

Posted in Label: Diposting oleh Alexander Rahardjo  

1 komentar:

  1. Andrew Says:

    good step..but everybody will just watch Metro when it comes to news.
    No serious challenge..
    But it's a good thing they don't use SHITnetrons to attract people.

 



Copyright 2005-2007. Hello Wiki designed by Fen, Blogger Templates by Blogcrowds
Last Edited by PhOeNiXxX ™
.